Thursday, March 8, 2012

Pujangga

Jayen, ‎​seorang yg dikenal sebagai Pujangga karena syair2 puisinya baru pulang dari Merantau.
Sampai disebuah jembatan kali yg deras, dia melihat seorang cewek sedang terisak nangis berdiri dipinggir jembatan.
Jayenpun mulai melancarkan jurus mautnya bak seorang pujangga.
Jayen : duhai wanita idaman, sedang apakah dinda berdiri disana!
Cewek : Jangan cegah saya. Saya Mau bunuh diri ! #ketus
Jayen : baik lah, kanda tidak akan mencegah, namun berikan kecupan mu yg terakhir sebagai kenangan.

Lalu tanpa ragu cewe itu menghampiri Jayen, dan memberikan kecupan yg mesra dibibirnya.
Jayen : dinda, sungguh nikmatnya dan lembutnya kecupanmu. Satu hal yang kanda mau tanya, kenapa dinda mau bunuh diri?
Sambil terisak2 tangisnya si cewek menjawab..
"Hidup saya sudah tidak berarti mas,. Kedua orang tua saya melarang saya berdandan seperti wanita.."
Jayen : cuiiih.. Cuih.. Banci sialan !!... >:O=))(n)X_X
Powered by Chaiyoo®

No comments:

Post a Comment

Monggo..
silahkan di isi komentarnya..
Siapapun boleh, en gak di gigit balik kok..